Inilah nama yang kami berikan untuk adek Kenzie, “Azmi Kinza Saktika“. Mas pengen nama Azmi dan Saktika, sedangkan ummi sibuk cari nama tengah dengan tanya mbah google selama beberapa hari. Inginnya nama tengahnya mirip kenzie, akhirnya ketemulah nama Kinza dari bahasa Arab yang artinya harta yang terpendam/tersimpan. Azmi, berpendirian teguh, Saktika kekuasaan spiritual, harapan kami, Kinza bisa menjadi orang yang berpendirian teguh dan memiliki kekuasaan, kepahaman dalam agama/spiritual, hingga bisa menjadi harta yang terpendam/harta simpanan orang tuanya(bukankah anak yg shaleh adalah harta simpanan terbaik orang tuanya). Amiin…
Kelahiran KinzaJanuary 3rd, 2010
| Libur panjang natal kemarin adalah hari yang tidak terlupakan buat ummi karena adek kenzie lahir. Semua serba kebetulan dan tidak terduga. Hari kamis, tgl 24, ibu datang dari kediri, awalnya ingin liburan di Madiun dan tidak menyangka cucunya ternyata akan lahir. Kebetulan hari kamis di kantor mas juga libur jadinya mas libur panjang, sampai 4 hari. HPL adeknya Kenzie sebenarnya tanggal 6 Januari, tetapi waktu periksa minggu ke 35, kata bidannya sepertinya akan maju akhir Desember karena adeknya sudah sering kontraksi. Seperti pada tahun baru 1 Muharram kemarin, pagi-pagi ummi dah merasakan kontraksi yang timbul tenggelam, tapi kata mas mungkin kecapekan. Akhirnya pagi hari kami bertiga berkeliling kota Madiun dan mampir membeli es yang seger-seger di depan BNI. Tiba di rumah ummi langsung tidur dan sewaktu bangun dah nggak terasa mulasnya. Seminggu kemudian, tepatnya 8 Muharram/24 Desember saat sedang melepas kangen dengan ibu perut ummi kembali terasa mulas yang timbul tenggelam bahkan ada sedikit flek coklat yang keluar saat mulasnya datang. Harap-harap cemas, waktu kelahiran Kenzie mulasnya sangat terasa dan gak keluar flek sampai beberapa jam akan melahirkan. Kata mas mungkin ummi terlalu capek, tapi feeling ummi sih dah mau lahiran. Sepanjang malam ummi gak bisa tidur, miring kanan, miring kiri, mata tidak mau terpejam, badan rasanya tambah capek karena tambah dipaksa tidur tambah gak bisa. Akhirnya tengah malam ummi salat aja, alhamdulillah dibuat sujud perutnya terasa lebih nyaman. Esok hari mulas-mulas masih ada dan flek yang keluar juga bertambah kuat warnanya. Akhirnya pagi-pagi ummi ke RSb bersama mas dan waktu diperiksa dah pembukaan 2. Alhamdulillah…Waktu terus berjalan, selang kontraksi mulai bertambah dari 15 menit ke 10 menit. Detik demi detik terus berlalu dan dilalui ummi sendiri di kamar karena mas pulang untuk mengambil perlengkapan. Sore hari selang waktu masih berkutat 7-8 menit, blm banyak kemajuan hingga kami menyimpulkan kemungkinan malam nanti baru pembukaan sempurna. Sehabis mandi sore ummi menggigil kedinginan secara airnya duiingin +AC di kamar, eee karena itu kontraksi tambah kuat dan waktu periksa lagi dah pembukaan 6, nggak boleh jalan-jalan lagi, berbaring aja di kamar sampai ingin mengejan. Waktu terus berjalan, ummi dah kepengen ngejan aja, tapi ingat-ingat sewaktu lahiran Kenzie rasa mengejannya sangat kuat sedangkan ini belum, jadinya kalau ingin mengejan ummi tarik nafas panjang keluarkan melalui hidung. Adzan magrib dah berkumandang dan di luar hujan begitu deras. Pas selesai adzan magrib tiba-tiba pyarr rasanya ketuban dah pecah deh, ummi langsung lapor ke mas n segera ditindaklanjuti ke mbak bidannya. Alhamdulillah, ummi masih bisa jalan ke ruang bersalin dan ditemani mas dimulailah proses kelahirannya. Berbaring miring ke kiri, tarik nafas panjang kalau ingin mengejan dan ejankan yang kuat sambil memeluk lutut. Berkali-kali mengejan akhirnya kata mbaknya dah tersambung(kalau kata mas dah tersambung maksudnya kepala dah terlihat) dan akhirnya adeknya Kenzie lahir tepat pukul 18.15. Alhamdulillah. Sambil dibersihkan ari-arinya dan dijahit ummi dan adek IMD dulu tapi cuma sebentar sih adek dah keburu dibawa padahal ummi pengen lihat perjuangan adek dan katanya bisa membutuhkan waktu hingga 30 menit lebih. Gpp deh, yg penting dah bisa meluk adek setelah kelahirannya. Selesai dijahit(gagal lagi nih ummi pingin melahirkan tanpa jahitan, tapi alhamdulillah jahitan kali ini lebih sedikit dari yang pertama, insyaAllah next time ya…amiin) balik ke kamar dan makan… tidur… sambil bertanya-tanya adek lagi ngapain ya di ruang sebelah. Tengah malam mulai mobilisasi dini, miring kanan, kiri, sukses sendiri tanpa dibantu mas. Habis itu nggak bisa tidur sampai jam 2 pagi, belajar duduk trus berjalan ke kamar mandi, alhamdulillah lancar. Esoknya dah bisa jalan-jalan, tapi kalau makan masih minta disuapi mas[hihihiiiii…manja mode ON]. Jam 8 adek dibawa ke kamar dan mulai menyusui, alhamdulillah adek nggak malas belajar jadinya beberapa kali mencoba dah bisa minum ASI, walaupun produksinya masih dikit. Badan adek nggak kuning, sehingga nggak perlu dibantu susu formula seperti hari pertama Kenzie dulu. Alhamdulillah semuanya lancar hingga sore hari dah pulang ke rumah….. Secara keseluruhan, alhamdulillah lancar, semoga setelah melahirkanpun keberkahan dan kelancaran senantiasa menaungi kami…amiinn….
| |
“Tuhan, inilah proposal hidupku”December 20th, 2009
| Membaca judul di atas pasti tahu kan kalau cuplikan kalimat tersebut adalah sebuah judul buku yang ditulis oleh inspirator sukses mulia, Bpk Jamil Azzaini. Kemarin ummi mengikuti workshop beliau bersama mbak-mbak yg bantu di Zalfa. Acaranya diadakan oleh yayasan Yatim Mandiri, kebetulan mas kenal sama konsultan ZIS-nya dan buat donatur ada harga khusus, jadilah mas beli 4 tiket sekaligus buat ummi, mas, sama dua mbak yg bantu ummi di toko. Yach, sekali-kali mbak-mbak juga mesti diupdate dan diberi inspirasi juga kan biar terus berkembang dan gak selamanya jaga toko aja, siapa tahu bisa wirausaha sendiri nantinya, demikian harapan kami sejak dulu. Acaranya berlangsung seru, tapi karena ummi lagi gak mood jadinya merasa gak bisa optimal menyerap workshopnya. Tapi, secara garis besar isi workshopnya sama dengan workshop motivasi yang pernah diikuti waktu di kampus dulu. Memang hidup harus memiliki proposal sebagai “hiu kecil” kehidupan kita. Beberapa motivator ada yang menyebutnya “peta hidup” juga. Menurut ummi sama saja isinya, berisi prestasi-prestasi apa yang ingin diraih dan langkah-langkah apa yang akan ditempuh. Selama workshop ummi malah tertarik dengan kisah hidup Bpk Jamil ini. Semasa kecil hidup miskin dan menderita, tapi alhamdulillah memiliki keluarga yang support untuk maju sehingga beliau bisa menjadi sukses. Nasehat-nasehat Bapak beliau semasa kecil menjadi cambuk bagi beliau untuk terus maju. Nasehat itu di antaranya, cerita tentang kerang. Ada seekor kerang yang terkena pasir dan ia menangis, mengeluh sakit luar biasa pada ibunya. Ibunya menguatkan dia bahwa dia harus bersabar dengan pasir itu karena pasir itu adalah ujian. Hingga akhirnya saat panen kerang tiba, kerang2 yang tidak pernah kemasukan pasir dijual di pinggir jalan dengan harga murah dan kerang2 yg selama ini kemasukan pasir, dengan merasakan sakit yg luar biasa, sedikit demi sedikit pasir yang masuk ke tubuhnya dengan dibungkus cairan dari air matanya berubah menjadi mutiara dan berharga tinggi. Hidup adalah pilihan, ingin menjadi kerang biasa atau kerang istimewa. Jika ingin menjadi kerang istimewa maka harus bersabar dengan ujian yang ada. Nasehat itu beliau kenang dan ketika ujian demi ujian datang, beliau bertekad menjadi kerang istimewa. Ummi, jadi berpikir bahwa kebanyakan orang yang sukses, pernah merasakan kehidupan yang pahit dan penuh perjuangan di masa kecilnya. Mungkin, inilah yang membentuk pribadi yang unggul dan tahan banting. Ummi pernah membaca kisah Bpk Bibit Samad Riyanto juga mengalami masa kecil yang penuh perjuangan. Beliau sangat berbakti pada orang tuanya, setiap pagi beliau membawa gerobak berisi mesin jahit untuk keperluan bekerja orang tuanya ke pasar dengan berjalan kaki, menyiapkan semuanya dan baru berangkat sekolah, juga dengan berjalan kaki beberapa kilo(kisah Bpk Jamil juga semasa SMA bersepeda 46km pulang pergi). Sepulang sekolah Bpk Bibit masih berusaha berjualan untuk membiayai keperluan sekolahnya. Ibu mertuaku juga bercerita bahwa orang jaman dulu sudah biasa bersepeda berkilo-kilo, ibu juga biasa bersepeda Blitar-Kediri. Bapakku juga dulu sewaktu masih baru diangkat jadi guru di “gunung” bersepda dari rumah ke Jogorogo yg jaraknya beberpaa kilo juga setiap hari. Hmm, subhanallah ya perjuangan orang jaman dahulu. Saat ini anak-anak banyak dimanjakan dengan fasilitas-fasilitas. Ada cerita anak yang ngambek gk mau sekolah minta dibelikan sepeda motor. Sebenarnya orang tuanya punya sepeda motor tapi gak ngejreng dan bagus, dianya ngambek minta yg baru dan bagus buat sekolah. Ada cerita anak yang cemberut dan gak mau sekolah karena minta dibelikan Hp. Saat ini anak SD sudah biasa memegang HP, padahal dulu waktu ummi SMA hampir gk ada yg punya HP dan HP adalah barang yang wah. Sepeda motor juga sudah banyak dipakai anak sekolah setingkat SMP. Untuk urusan pergi ke sekolah sdh banyak angkutan umum dan mobil pengangkut bulanan jadinya jarang yang jalan kaki atau naik sepeda. Untuk urusan keuangan juga begitu. Orang tua mati-matian mencari uang untuk keperluan sekolah padahal seharusnya untuk usia SMA anak sudah bisa diajari untuk mandiri berwirausaha. Tapi lagi-lagi orang tua memiliki alasan bahwa anaknya sudah capek sekolah, dengan beban pelajaran yang tinggi, ekstrakurikuler yang melelahkan, belum lagi tugas-tugas yang menumpuk. Kasihan kan di rumah… Iya juga ya, tapi ummi ingin adek nanti sudah bisa berwirausaha sejak kecil ah… dan kalau SMA sudah harus memiliki bisnis sendiri(ini termasuk proposal ya…catettttt …hhhihiiii). Adikku yang masih SMA sekarang juga sudah ummi ajak bisnis kecil-kecilan, bisnis pulsa ke teman-temannya. Hasilnya alhamdulillah juga, hasilnya bisa ditabung, bisa buat beli-beli barang yang diinginkannya seperti jam tangan dan sekarang lagi menabung buat beli sepeda. Paling nggak dia tahu bahwa uang nggak datang dengan sendirinya, dan merasakan susahnya mencari uang walaupun masih dapat jatah juga dari orang tua dan nggak selalu minta and mengandalkan bapak ibu kalau pengen sesuatu. Selain itu dia belajar mengelola uang, mengelola piutang(kalau ada yg nunggak blm bayar), melatih kejujuran, dll. Kembali ke workshop tadi, ada beebrapa langkah untuk menyusun proposal hidup yaitu: Nah, yuk mulai menyusun proposal hidup kita agar hidup menjadi lebih terarah, agar hidup menjadi lebih bersemangat, agar tak lagi ada kata jenuh melihat hari silih berganti dengan rutinitas yang sama karena kita termotivasi untuk meraih prestasi-prestasi yang unggul, jadilah orang yang dibanggakan…
| |
Jaring pertemanan …(bag 1)December 6th, 2009
| Hari ini tiba-tiba ummi terusik untuk menulis tentang jaring pertemanan semacam friendster dan facebook. Ndilalah nih, ummi termasuk orang yg nggak sengaja nyantol ke dua situs tersebut jauh sebelum situs tersebut booming(karena ajakan teman juga). Sekitar satu tahun sebelum Friendster booming ummi dah gabung karena diajak temannya teman(hihihii ruwet banget) yg waktu itu kuliah di luar negeri. Awalnya nggak mudeng buat apa sih nih situs tapi setelah dijelaskan ya gpp deh coba-coba sekalian nambah teman. Seiring berjalannya waktu ternyata friendster makin booming, teman-teman juga nambah dari yg teman-temannya teman(qeqeqe…) jadi nambah teman waktu sekolah dulu yg ternyata juga udah gabung di friendster. Jadilah makin ramai situs ini dan akhirnya ummi bosan juga dan baru-baru ini buka friendster surprise juga dah bnayak berubah tampilannya. Facebook juga gak beda jauh ceritanya, malahan kalau gak salah waktu itu gabung waktu masih dlm tahap pengembangan. Kata yg ngajak ini situs mantap banget aplikasinya, secara waktu itu ummi masih cinta dengan programming, tapi waktu itu tetep nggak mudeng bagusnya dimana(hihihihii…). Dan tiba-tiba facebook booming sekali dan setelah ngintip isinya ternyata banyak yg berubah dan bertambah dari aplikasi yg dulu waktu pertama gabung. Terus terang, dulu ummi masih suka mantengin layar untuk sekedar upload foto, nambah teman, dan aktifitas jejaring sosial lainnya. Setelah menikah dari awal mas sudah mewanti-wanti agar jangan mengupload data foto/telp dan data privasi lainnya ke internet. Awalnya masih ingin sekedar upload foto adek tapi kini ummi sebisa mungkin tdk mengupload foto keluarga ke internet. Sudah bukan rahasia lagi bahwa dengan mengupload foto dan data pribadi ke internet berarti kita membuka diri ke sebuah dunia yg dipenuhi beragam orang dengan watak yg berbeda di seluruh belahan dunia. Ada yg baik dan ada yg buruk, ada baiknya kita waspada dari awal. Facebook diklaim sebagian orang sebagai alat mata-mata oleh golongan tertentu. Jika kita melihat fitur yg disediakn memang tdk salah juga karena di facebook disediakan fitur untuk mendata siapa saja keluarganya, nama, ttl, aktifitas apa yg sdg dilakukan, cara berfikir, minat, dll. Dengan anggota jutaan orang dari seluruh dunia, tersimpanlah sebuah bank data yg sangat besar dengan informasi yg beragam dan kita tdk tahu akan diapakankah informasi ini. Saat ini sdg terjadi pertarungan besar dan pertarungan ini meliputi seluruh aspek kehidupan termasuk budaya, gaya hidup, cara berfikir dan sudah saatnya kita membentengi diri agar tdk ikut terjerat di dalamnya. Jaring pertemanan bukanlah suatu hal yg mutlak untuk dihindari karena ada beberapa manfaat yg dapat dipetik jika dimanfaatkan secara bijak. Tapi, teurs terang ummi mulai bosan dengan status2 yg selalu diupdate di facebook karena kadang status tu nggak penting banget untuk ditulis dan dikomentari(hihihi…maaf ya….). Lama kelamaan kita akan jatuh ke dalam ghibah dan melakukan sesuatu yg sia-sia belaka. Itu menurut pendapat pribadi ummi loh, terserah teman-teman deh. :D
| |
Pecel Madiun..nymm..nymm…December 6th, 2009
|
Puncaknya nih beberapa bulan ini ummi lagi nyidam pengen nyobain pecel-pecel di Madiun, hehehee…norak habis ya. Dan dimulailah perburuan pecel di kota Madiun, dimulai dari pecel-pecel yang recommended. Nah ini adalah beberapa pecel yang recommended dan udah terbukti enaknya, weleh-weleh… Pecel Moro Seneng Pecel Murni. Pecel Pojok. Itu aja deh recommendednya, sebenarnya masih banyak yg lainnya karena memang Madiun terkenal dengan pecelnya. Pecel memang makanan tradisional yang merakyat dan bergizi tinggi juga tentunya. Untuk satu porsi pecel biasanya terdiri dari nasi, kerupuk/rempeyek, sayuran(bisa bayam, kangkung, kacang panjang, tauge dll), sambel, lauk(boleh milih sendiri) untuk yg lainnya tergantung penjualnya ada yg menambahkan srundeng, kering tempe, ada juga yg menambahkan lamtoro. Untuk sambel pecelnya resepnya sebagai berikut: 250 gr kacang goreng 1. Tumbuk (atau blender, atau grinder) kacang, bw putih, daun jeruk, kencur dan cabe. BAHAN: BUMBU: CARA MEMBUAT: Kalau bikin pecel sendiri di rumah, ummi jarang buat sambel sendiri(ribet sih, heheheh..dasar pemalas). Di warung banyak yg jual sambel yg udah jadi loh, untuk porsi kecil harganya 2500 aja. :D. Oke deh segitu dulu infonya ya, kalau main-main ke Madiun, jangan lupa mencicipi makanan yg satu ini.
| |


